Benarkah Penyandang Diabetes Tidak Boleh Makan Nasi?

 


Mitos gizi yang masih menyebar di masyarakat yaitu orang dengan diabetes harus menghindari nasi sepenuhnya. Faktanya, orang dengan diabetes tetap boleh makan nasi asalkan memperhatikan berapa banyak karbohidrat yang mereka makan, mereka tidak perlu menghindarinya sama sekali. Karbohidrat adalah sumber bahan bakar yang diperlukan tubuh dan sumber makanan yang mengandung karbohidrat juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya.

 

Ada tiga jenis karbohidrat: pati, gula, dan serat makanan.

1.Monosakarida: ini merupakan bentuk dasar karbohidrat. Contoh monosakarida termasuk glukosa, galaktosa, dan fruktosa.

2.Disakarida: ini adalah dua molekul monosakarida yang bersatu. Contoh dari disakarida adalah maltose, laktosa dan sukrosa.

3.Polisakarida: ini merupakan rantai lebih dari dua monosakarida yang bersatu. Contoh dari polisakarida adalah serat dan pati. 

 

Monosakarida dan disakarida membentuk jenis gula yang berbeda-beda, dan seringkali disebut karbohidrat sederhana. Kedua jenis karbohidrat ini merupakan sumber energi yang cepat dicerna tubuh. 

 

Serat dan pati terbuat dari polisakarida dan dikenal sebagai karbohidrat kompleks. Keduanya mengandung rantai molekul lebih panjang, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.

 

Orang dengan diabetes harus fokus memilih karbohidrat dari makanan utuh yang beranekaragam. Makanan dan minuman dengan tambahan gula harus dikonsumsi dengan sangat terbatas, walaupun belum diagnosis diabetes.

 

Konsumsi anekaragam karbohidrat secara merata sepanjang hari membantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah. Nutirisionis dan dietisien teregistrasi dapat membuat rencana makan khusus yang sesuai dengan preferensi individu dan kebutuhan khusus seseorang dengan diabetes.

 

Rekomendasi kebutuhan karbohidrat bervariasi bagi setiap orang.  Berikut adalah beberapa contoh ukuran porsi makanan sumber karbohidrat dalam satuan ukuran rumah tangga:

 

Dalam 1 Satuan Penukar Karbohidrat mengandung 175 Kalori,  4 g Protein, dan 40 g karbohidrat. Nasi putih 100 g/ ¾ gelas dapat ditukar dengan: roti putih 70 g/3 iris, mie kering 50 g/ ½ gelas, atau jagung segar 120 g/ ½ gelas, kentang 210 g/ 2 biji sedang, tepung beras 50 g/ 8 sendok makan tepung beras, lontong 150 g/6 iris besar.

 

Makanan utuh seperti buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan dan biji-bijian menyediakan serat, protein dan zat gizi lain untuk mendukung kesehatan.

 


Referensi:

Esther Ellis, MS, RDN, LDN. Carbohydrates — Part of a Healthful Diabetes Diet. Published November 16, 2020. https://www.eatright.org/health/diseases-and-conditions/diabetes/carbohydrates-part-of-a-healthful-diabetes-diet

 

https://laboratoriumgizi.jatimprov.go.id/diabetesi-dan-keluarga-kini-lebih-mudah-menyusun-menu-anti-bosan-dengan-menggunakan-dbmp/

https://www.guesehat.com/jenis-karbohidrat-yang-sebaiknya-dihindari

 

Sumber Gambar:

https://health.detik.com/diet/d-4772326/benarkah-makan-nasi-putih-bikin-gemuk-begini-faktanya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.